duniahitam

tentang hidup yang terkekang

Day 5 with Nissan March: Orang Gila di Tengah Macet Jakarta

leave a comment »

Rabu, 14 September, 2011. Untuk kedua kalinya, Little Miss March menikmati macetnya Jalan Sudirman dan Jalan Thamrin, Jakarta. Sore itu, saya dan Intan ingin nge-gym di Fitness First Grand Indonesia, sedangkan Aziz yang lagi nggak enak badan ingin pulang dan cepat-cepat istirahat di kost-nya di Kebon Kacang. Kami berharap jalanan lancar karena masih kena 3-in-1, dan hanya menghabiskan waktu 15 sampai 30 menit di perjalanan.

Lalu lintas di kota ini memang sulit ditebak. Walaupun 3-in-1, tetap macet dong! Kalau 3-in-1 sudah diberlakukan aja masih tetap macet, bayangkan seberapa kacau-balaunya jalan-jalan Ibukota ini tanpa peraturan yang membatasi jumlah kendaraan?

Jadi ingat gempa bumi tanggal dua tahun lalu. Gempa berkekuatan 7,3 skala Richter yang terjadi tanggal 2 September 2009, pukul 14:55 WIB itu, mengguncang Jakarta selama 2-3 menit. Orang-orang keluar dari rumah, gedung, dan segala macam bangunan tinggi-rendah, berhamburan di jalan-jalan. Masih ada beberapa gempa kecil susulan, dan kantor-kantor pun diliburkan siang itu.

Seingat saya, hari itu 3-in-1 ditiadakan. Rush hour yang biasanya berlangsung antara jam 3 sampai 8 malam, seolah dipadatkan dalam satu-dua jam saja sore itu karena semua orang ingin cepat-cepat pulang ke rumah. Hasilnya? Macet total. Teman-teman yang langsung pulang ada yang baru sampai ke rumah mereka di malam hari.

March, di tengah macet Jl. Sudirman. (photo: Aziz Hasibuan http://azizonblog.blogspot.com)

Macet yang kami hadapi malam itu masih tergolong biasa-biasa saja untuk ukuran Jakarta. Berangkat dari kantor jam 18:30, sampai di Grand Indonesia satu jam kemudian. Dalam keadaan normal, jarak ini hanya menghabiskan waktu 10-15 menit.

Sambil mengemudikan March yang tersendat-sendat di Jalan Sudirman, iseng-iseng saya bilang ke Aziz yang tidur di kursi belakang. “Ziz, daripada lu tidur-tiduran nggak jelas, mendingan lu keluar sana ke jalur busway, fotoin kita. Lumayan buat bahan blog post gue.” Mendengar ini, Intan ketawa dan ikutan ngeledek Aziz. Belum selesai kami ketawa, si Aziz sudah keluar dari mobil, berdiri di jalur busway, mengeluarkan iPhone-nya, dan bersiap memotret kami.

“Ada orang gila!” teriak saya dan Intan, sambil tetap berpose. Hahahahaha.

Supir bis kucing, senang bisa nyobain Little Miss March.

Aziz, ngakunya lagi nggak enak badan, ternyata nggak mengurangi kadar nggak tahu malu. Thanks, masbro! :).

Bosen macet, mendingan foto-foto.

Intan, carpool buddy, sepulang nge-gym di FF Grand Indonesia.

Advertisements

Written by Waraney Rawung

September 17, 2011 at 12:36 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: