Archive for the ‘foto’ Category
Anak Perawan di Sarang Social Geeks
Akhirnya tim Digital di kantor saya punya anggota perempuan. Sejak pertama bergabung kembali di sini, saya menyadari bahwa komposisi tim yang mayoritas laki-laki (ada Mbak Titi, tapi dia saat ini sedang cuti hamil, and she’s like one of the boys too
) membuat kelakuan kami seperti jocks di locker room yang sering kita tonton di film-film remaja keluaran Hollywood. Biasalah, becandaan jorok, ketawa ngakak nggak liat-liat tempat, sulit untuk bisa serius, dan kecenderungan untuk berkelakuan ekstra maskulin.
Saya jadi teringat novel Musashi yang saya baca waktu SD dulu. Di salah satu bagiannya, diceritakan bahwa Musashi (atau Kojiro musuh bebuyutannya, lupa juga) berkunjung ke sebuah perguruan samurai yang cukup terhormat di masa itu. Saat melongok ke dalam salah satu bangsal tempat para samurai (laki-laki semua tentunya) tidur, ia melihat di salah satu dinding tergantung cermin, selendang, dan alat-alat berdandan. Saya kurang ingat juga tepatnya apa, tapi yang jelas benda-benda tersebut adalah barang-barang yang biasa digunakan kaum perempuan.
Waktu Musashi (atau Kojiro?) bertanya kepada samurai yang menemaninya, jawabnya kurang lebih seperti ini, “Tidak baik bagi sekumpulan laki-laki untuk tinggal dan berkegiatan bersama-sama dalam waktu lama, tanpa ada unsur-unsur feminin dalam lingkungan mereka.”
Intinya, para samurai itu diingatkan bahwa ada yang kasar dan ada juga yang lembut, ada yang hitam dan ada yang putih. Segala sesuatu harus seimbang.
Nah, berdasarkan semangat itulah, sejak awal saya sudah mengingatkan kepada Deden dan Nanda bahwa kalau jumlah proyek dan klien yang kami tangani semakin banyak, kami harus menambah anggota baru, yang sebaiknya perempuan. Setelah pencarian yang tak lama-lama amat, kami memutuskan untuk menarik Emie dari divisi Media Monitoring untuk mengisi posisi intern Account Executive.
Welcome Emie! Sabar-sabar ya menghadapi kelakuan social geeks yang kadang-kadang menyebalkan ini!
Luddite turned geek, mirip tukang listrik
- Akibat upload video dan foto dari empat kamera sekaligus
- Kalo pusing kerja, main-main sama mereka
- Enough said













